12 Tempat Wisata di Sumatera Barat


12 Tempat Wisata Menarik  di Sumatera Barat.

1. Benteng Fort De Kock
Dibangun dipuncak sebuak bukit di Bukittinggi tahun 1825, pada waktu terjadi perlawanan rakyat yang dipimpin Tuanku Imam Bonjol dan Hariamau Nan Salaban. Parit pertahanan Belanda dan meriam kuno masih dapat dilihat diseputar benteng . Daerah ini berada di lokasi kebun binatang bukittinggi dan hanya bayar Rp 8OOO sudah bisa memasuki wilayah ini. Lokasinya di daerah bukittinggi dekat dengan jam gadang diseberang benteng ini ada sebuah jembatan yang sangat unik yaitu jembatan limpapen yang jika kamu menyeberangi jembatan ini menghubungkan dengan kebun binatang yang di kebun binatang ini terdapat beberapa hewan yaitu tapir, orang hutan, siamang, beruang, burung, unta, kanguru, buaya, babi hutan, harimau dan lain-lain.

Gambar

Batu Benteng Fort De Kock

Benteng Fort De Kock

Jembatan Limpapen

Tapir di Kebun Binatang Bukittinggi

Orang Utan di Kebun Binatang Bukittinggi

Beruang di Kebun Binatang Bukittinggi

2. Lubang Japang
Sebuah terowongan yang panjangnya ratusan meter dan berbelok belok, sekitar 2 meter dibawah permukaan tanah. Kota Bukittinggi. Dibuat oleh tentara Jepang saat Perang Dunia II. Ditempat-tempat tertentu dalam terowongan terdapat kamar-kamar. Mulut terowongan ada di beberapa tempat, antaranya di dinding Ngarai Sianok, di Panorama di samping gedung Bung Hatta, di kebun binatang. Di sini bisa juga melihat beberapa monyet kecil yang menggemaskan dan didepannya ada sebuah museum dan ada juga sebuah pesawat. Di mulut gua jepang,, kalau masuk ke dalam itu ada cahaya dan tidak terlalu menyeramkan dan lumayan panjang serta bisa melihat ruangan berkumpulnya masa penjajahan tempoe duloe,, ;)

Gua Jepang

Monyet di depan Gua Jepang

Rumah Adat Minangkabau 

Museum didepan Gua Jepang

Didalam Museum

3. Ngarai Sianok
Terletak di sisi kota Bukittinggi, memanjang hampir 15 Km. Ngarai Sianok merupakan lembah subur dan hijau dengan. tebing curam berketinggian antara 100-150 m. Didasarnya mengalir sungai berliku-liku.  Bila perjalanan dilanjutkan ke seberang ngarai, pengujung akan
sampai di Kota Gadang atau Sianok.

Ngarai sianok

Puing Pesawat di depan Gua Jepang

4. Jam Gadang

Daerah yang cukup menyenangkan untuk hang out dan ada keunikan tersendiri dari jam gadang ini yaitu angka empat romawi ditulis sepertia ngka tiga romawi tapi jumlahnya empat.

Jam Gadang merupakan ikon Bukittinggi. Dalam bahasa Indonesia, Jam Gadang berarti jam besar dan memang besar! Tingginya 26 meter dibangun pada tahun 1826 sebagai hadiah dari Ratu Belanda kepada sekretaris kota, Rook Maker. Atapnya telah berubah tiga kali mencerminkan perubahan dalam sejarah kota itu sendiri. Pada masa Belanda, atapnya bulat dengan patung ayam jantan di atasnya. Saat ini atapnya  mencerminkan arsitektur rumah tradisional Minangkabau.

Satu hal yang unik dari jam ini adalah angka romawi IV di dalam jam, karena ditulis dengan ‘IIII’. Jam Gadang terletak di dalam taman seluas 100 meter. Dekat jam adalah Pasar Atas, yang merupakan pusat perdagangan di Bukittinggi.

Menara jam ini memiliki jam dengan ukuran besar di empat sisinya sehingga dinamakan Jam Gadang, dimana bila diterjemahkan dari bahasa Minang yang berarti “jam besar”.

Jam Gadang memiliki denah dasar seluas 13 x 4 meter. Bagian dalam menara jam setinggi 26 meter ini terdiri dari beberapa tingkat, dimana tingkat paling atas merupakan tempat penyimpanan bandul.  Terdapat 4 jam dengan diameter masing-masing 80 cm pada Jam Gadang, dimana mesin jam dan permukaan jam terletak pada satu tingkat di bawah tingkat paling atas.   Keunikan dari Jam Gadang sendiri adalah pada kesalahan penulisan angka Romawi empat (IV) pada masing-masing jam yang tertulis “IIII”. Kesahalan penulisan tersebut juga sering terjadi di belahan dunia, seperti angka 9 yang ditulis “VIIII” (seharusnya IX) ataupun angka 28 yang ditulis “XXIIX” (seharusnya XXVIII). Jam Gadang dibangun pada tahun 1926 sebagai hadiah dari Ratu Belanda kepada Rook Maker, sekretaris atau controleur Fort de Kock pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Arsitektur menara jam ini dirancang oleh Yazin Sutan Gigi Ameh, sedangkan peletakan batu pertama dilakukan oleh putra pertama Rook Maker yang pada saat itu masih berusia 6 tahun.

Jam Gadang

5 Lembah Anai
Sebuah lembah disela pegunungan dengan hutan tropis yang lebat, terletak diperbatasan antara Kabupaten Padang Pariaman dengan Tanah Datar (Padang Panjang), ditengah perjalanan antara Padang dengan Bukittinggi. Daerah seputarnya merupakan cagar alam dengan hutan lebat yang sangat mengesankan. Dibawahnya mengalir Batang Anai dengan kebeningan dan keheningan airnya. Disisi lain terdapat air terjun setinggi 40 meter. Air terjun ini bisa dilihat ketika hendak melewati padang panjang.

Lembah Anai

6. Teluk bayur

Betapa indahnya sunset di teluk bayur kawan dan bisa menghilangkan penat dengan menikmati pemandangan teluk yang luar biasa serta kapal yang berdermaga didekat teluk

Teluk Bayur

Sunset di Teluk Bayur

Dermaga Teluk Bayur

7. Pantai Aia Manih
Sekitar 4 Km di Selatan Kota Padang, Berupa perkampungan nelayan dengan pantai yang indah. Disinilah desa tempat terjadinya legenda Malin Kundang. Bagian batu-batu pantai Aia Manih ada yang menyerupai bekas sebuah kapal. Inilah yang dilegendakan sebagai Kapal Malin Kundang yang telah menjadi batu. Pantainya indah dan terdapat sebuah batu malin kundang

Pantai Aia Manih

Pantai Malin Kundang

Batu Malin Kundang

8. Ngalau Indah
Dua km sebelum memasuki kota Payakumbuh dari arah Bukitinggi terdapat  sebuah gua alam dengan stalagnit dan stalagmit pada langit-langit gua yang cukup menarik. Di dalam gua banyak ditemukan kelelawar yang berterbangan. Di luar gua ada taman dengan pohon-pohon yang rindang menambah kesejukan dan keindahan alam.

Dari tempat ini terlihat jelas keindahan danau maninjo. Jalan menuju kesana lumayan penuh liku-liku.

Danau Maninjau

9.  Pantai Pariaman

Pantai yang indah dan untuk menuju kesana bisa melalui kereta api dan disekitar pantai terdapat penjual makanan yang makanannya enak

Pantai Pariaman

10.Payakumbuh

Payakumbuh terkenal dengan sepeda gedenya. Sepeda besar ini adalah icon untuk payakumbuh. banyak ditemukan tempat wisata menarik di daerah Payakumbuh ini.

Sepeda Payakumbuh

Payakumbuh

Ada dua tempat wisata yang terkenal disekitar payakumbuh yaitu:

a. Ngalau Indah
Dua km sebelum memasuki kota Payakumbuh dari arah Bukitinggi kita akan sampai ke sebuah gua alam dengan stalagnit dan stalagmit pada langit-langit gua yang cukup menarik.

Gua Ngalau Indah

Gua di Payakumbuh

b. Lembah Harau
Merupakan cagar alam dengan bukit kapur yang curam dengan ketinggian 100 sampai 150 m yang terletak 14 km dari Payakumbuh.  Di tempat ini juga tersedia fasilitas untuk berkemah bagi wisata remaja dan kegiatan mengelilingi cagar alam melalui jalan setapak.

Harau

Jalan Menuju Lembah Harau

Jalan Menuju Harau Payakumbuh

Batu Besar di Halau

Harau

11 Padang panjang

Padang panjang adalah daerah yang dingin dan yang bisa dilihat di daerah ini adalah sebuah institusi musik atau disebut ISI. Sebuah institusi yang mengajari insan manusia untuk seni seperti seni musik, seni teater, seni lukis dan sebagainya.

ISI

12 Padang

Di padang bisa melihat taplau, yaitu sebuah pantai. Taplau singkatan dari Tapian Lauak yang artinya tepian pantai. Di Padang bisa melihat jembatan yang unik yaitu jembatan Siti Nurbaya. Padang merupakan ibukota dari Provinsi Sumatera Barat dan ramai akan penduduk.

Jembatan Siti Nurbaya